Pawai Obor & Wayang Kulit Paskah ala PA Immanuel Depok

Halo semua...
SELAMAT PASKAH...

PAWAI OBOR & WAYANG KULIT PASKAH

Berikut ini catatan kecil seputar perlehatan Paskah yang digelar Pengurus &
Pelayan PA jemaat Immanuel Depok Jabar 2.

Minggu pagi 4 April 2004.
Seperti biasa satu minggu sebelum perayaan Paskah (dan juga perayaan-2
gerejawi lainnya), IMPA selalu dikemas dalam bentuk ibadah gabungan seluruh
pos / sektor yang ada di Gedung Ibadah. Jadi bisa dibayangkan 300-400 anak
mulai dari Batita sampai Tanggung ditambah para pengantar mereka memenuhi
gedung. Dan di akhir IMPA diumumkan hal-2 seputar pelaksanaan Paskah BPK PA
serta hal-2 yang perlu dipersiapkan.

Minggu 11 April 2004
PAWAI OBOR
Sudah menjadi tradisi tahunan (dari jaman voor de orleg katanya), mengawali
perayaan Paskah SM selalu diadakan PAWAI OBOR. Dulu, katanya, pawai obor ini
berkeliling dijalan-2 sekitar wilayah pelayanan jemaat. Namun beberap tahun
terakhir, karena perkembangan jaman dan sikon setempat, pawai obor hanya
berlangsung bolak-balik di jalan Pemuda Depok (nama jalan lokasi gereja)
saja.

Kali ini rute pawai obor dari Graha Immanuel ke ujung jalan Melati, kemudian
berbalik dan berakhir di halaman SMP Kasih Depok, lokasi Ibadah Paskah
PA(samping Gedung Ibadah). Jarak yang ditempuh +/- 1,5 km).

Pukul 03.30 WIB, semua obor & lilin mulai dinyalakan, dan pawai obor segera
memulai rute yang telah ditetapkan. Tampak salah seorang pelayan PA memegang
obor salib besar berjalan didepan iring-iringan anak layan mulai dari anak
kelas terbesar sampai dengan terkecil. Untuk anak kelas 2-6 masing-2 membawa
obor, sedangkan anak-2 kecil membawa lilin atau senter yang dibentuk seperti
obor, yang dipersiapkan masing-2 dari rumah.

Sepanjang perjalanan pawai obor, seluruh peserta yang berjumlah +/- 400
orang (anak layan-pelayan-ortu/pengantar), menyanyikan lagu-2 rohani dengan
penuh semangat dan suasana gembira menandai Kebangkitan Kristus.

WAYANG KULIT PASKAH
Pukul 04.30 WIB, setelah berprosesi pawai obor, penyalaan Api Unggun
mengawali pelaksanaan Ibadah Paskah PA. Semua pelayanan PA yang bertugas
dalam ibadah mengenakan kostum ala jawa, pake blankon dan kebaya. Anak layan
yang berjumlah 400-an anak duduk diatas terpal dan tikar yang telah
disiapkan dan didampingi oleh pelayan yang tidak bertugas, sementara
ortu/pengantar duduk dipelataran seputar koridor kelas.

Tidak jauh dari api unggun yang menyala terang, berhadapan dengan peserta
ibadah terdapat rumah-2-an sawah, seekor ayam jantan dalam kurungan yang
khas, beberapa pohon kecil berkesan rimbun, beberapa obor kecil tertata
apik, layar setengah putih (atas) dan setengah hitam (bawah) ditopang dua
buah bambu besar dan sebuah becak kosong menandai dekorasi kreatif salah
seorang pengurus yang memang kompeten untuk urusan yang satu ini.

Beberapa lagu dan gerak mengantar anak layan memasuki suasana ibadah
diiringi secara apik oleh keyboard, drum dan gitar listrik yang dimainkan
oleh para pelayan PA.

Tibalah saatnya kejutan yang ditunggu-2 anak layan. Pelayanan Sabda lewat
cerita Wayang Kulit yang dimainkan para Pengurus PA. Sepintas seperti
pagelaran wayang kulit yang biasa kita lihat di TV namun tanpa peralatan
gending.
Wayang Kulit bergerak-2 dibalik layar putih disoroti lampu tembak yang
sangat terang diselingi dengan musik tradisional dan modern serta celotehan
unik sesuai karakter dalam cerita (wayang kulitnya ada yang bences...).

Inti cerita adalah Pengorbanan.
Ada sebuah keluarga kerajaan di antah berantah yang terdiri dari Raja, Ratu
dan 2 orang Pangeran kembar. Yang tua sangat metal dan nakal. Sedangkan yang
muda sangat santun dan rajin sekolah minggu.

Pada suatu ketika yang tua kedapatan melakukan kejahatan fatal dan akan
dihukum berat. Menjelang waktu penghukuman ia dikunjungi saudara kembarnya.
Saudara kembarnya rela berkorban menggantikan tempatnya sebagai orang yang
terhukum.

Diakhir cerita dibacakan arti Pengorbanan Kristus melalui kematian dan
kebangkitannya dari Alkitab.

Setelah bersalam-2-an Paskah antar sesama anak layan dan pelayan, tanpa
terasa waktu terus bergulir ke pukul 06.30 WIB bersamaan dengan usainya
Ibadah Paskah Subuh di Gedung Ibadah untuk umat dewasa. Maka berbaurlah
anak-2 dan orang dewasa di sepanjang jalan Pemuda Depok kembali kerumahnya
masing-2.

Ada beberapa keluarga yang memiliki halaman yang cukup luas (di daerah Depok
Lama cukup banyak) mengundang sanak-saudaranya yang masih kecil untuk
mencari telur paskah, salah satu kegiatan yang khas dan kerap dilakukan oleh
orang-2 Depok.

Demikianlah seputar pelaksanaan Paskah PA di jemaat Immanuel Depok Jabar 2.

GBU, selamat berkarya.

Jabat hangat,
Zonny @ Immanuel.Depok
http://pattinasarany.net

Comments

Popular Posts